Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Juli 2014

Indahnya Negeriku Indonesia ( Lombok, NTB)

Assalamualaikum wr wb

Sudah sekian lama tidak menulis lagi, sook sibuk banged dah ah  :p
Tulisan,curhatan,cerita ini akan diawali dengan kata "Hamdalah"
Kok Hamdalah ya bukan  Bismillah, iya Alhamdullilah semakin bersyukur dengan apa yang saya dapat,saya alami dan saya jalani
Karir,keluarga dan Cinta
Karir: Semenjak saya memutuskan Resign dari kantor yang sudah saya hinggapi selama kurang lebih 2 tahun
saya pindah haluan ke bidang yaa yang berhubungan dengan
laporan keuangan,yang notabene sebenarnya sangat jauh dari angan saya sampai sekarang
kalau melihat/membaca  Tulisan "Jurusan Komunikasi" masih pengen banget masak,heeemm entah kapan bisa terwujud,dan sekarang saya seorang apa yaa...Bagian kecil dari sebuah tim yang mengurusi keuangan.
walaupun sulit tapi seperti kata  bijak ini,
"Terkadang apa yang  terjadi tak seburuk yang kita bayangkan"
 Yah walaupun berkutat dengan  keuangan  yang kadang bikin pusing karna saya ga pandai soal hitung menghitung tapi insya Allah bisa.
saya merasa otak saya ini otak kanan,lebih ke seni,Komunikasi dan Sosialisasi
tapi saya selalu berusaha melakukan yang terbaik yang saya bisa, saya mau belajar dan sungguh- sungguh
Selama hampir 5 Bulan ini Alhamdullilah saya diberi kesempatan untuk pergi dalam rangka Monitoring program dan Kegiatan diantaranya
di Lombok,NTB,Malang,Bengkulu
semuanya Amaziing...seperti "My Dreams Come True" Punya Kesempatan jalan-jalan dibiayai(Negara) dan dapat Uang Saku :D Alhamdullilaah
saya pernah Update Status di jejaring Sosial ketika saya melihat Tayangan Televisi di sebuah TV Swasta yang menayangkan tentang seorang yang jalan-jalan( Travelling)
kurang lebih updatean saya seperti ini "Enak yaa Kerjanya Jalan-jalan Dibayar pula,!
dan sekarang Alhamdullilah saya berkesempatan hampir seperti yang saya Update dulu ya walaupun saya bukan Reporter  Wisata seenggaknya saya punya kesempatan buat "kerja sambil jalan2"
Share Cerita jalan-jalan yaa..
                                        Lombok, NTB
Sasak Village & Kuta Beach
Spot pertama kita menuju kawasan Suku Sasak,disana kita akan disuguhi dengan pemandangan suasana kampung adat yang masih asli,rumah terbuat dari anyaman daun dan konon lantainya itu lapisan dari kotoran kerbau
Disana dijual berbagai macam kain batik dan tenun juga aneka kerajinan tangan warga setempat,pintar2 aja  menawar karna barang yang ditawarkan cukup tinggi bahkan gantungan kunci  tadinya di hargain Rp. 30.000 bisa jadi Rp. 5000 saja.
setelah puas di rumah suku sasak kita  lanjut ke Pantai,Pantai Kutha

Dulu waktu kuliah saya punya keinginan buat jalan-jalan kesini, yang terbayang saat denger kata Lombok adalah "Pantai yang masih haru biru :D
dan Benar sekali Pantainya beniiing banget bakal betah deh lama-lama disini sungguh emejiing, Subhanalllaaaah kata yang saya ucap ketika melihat biru bersihnya Pantai Kutha, LOMBOK
Oya Ketika sampai di Bandara Lombok jangan heran ya kalau ada segerombolan orang dari balita sampai kakek nenek bergerombol disitu dari berbagai sumber ada yang bilang mereka menjemput saudara ada yang bilang mereka semacam "wisata" melihat pesawat2 di bandara
karna saya juga melihat beberapa dari mereka membawa bekal makanan dan menggelar tikar.
kalau ke Lombok Sempatkan untuk makan Ayam Taliwang dan sambel Plecing ya, ayamnya kecil2  seperti burung puyuh tapi ajiib enaknya...
dilombok juga terkenal dengan Mutiaranya,jangan lewatkan mampir ke Toko yang menjual aneka perhiasan dari Mutiara yaa..
Setelah puas belanja perjalanan lanjut ke Senggigi,subhanallahsekali disini tapi sayang sunset terlewatkan karna rombongan saya itu ibu-ibu semua jadi ya kurang terlalu "Excited" sepertinya dan berhubung kita kelamaan nunggu sunsetnya akhirnya kita hengkang dari senggingi

Senggigi & Pura batu Bolong
Waktu di senggigi,saya melihat sebuah pulau yang sampai sekarang saya penasaran ingin kesana " semoga suatu saat bisa " Amiin
GILI TRAWANGAN(Cuma bisa lihat dari atas Pesawat) selama ini saya hanya bisa berimajinasi dalam  Novel karya Tere Liye " Sunset bersama Rosie" yang letar belakang ceritanya di Gili Trawangan
cuma melihat keindahannya dari si mbah "Google" baca Blog dan Artikel orang,kala itu saya berdiri di Senggigi menatap dari jauh Gili Trawangan tapi apa daya
saya ga mungkin diizinin sendirian,dan saya juga ga berani sih kesana sendirian hehehe beberapa ibu2 takut naik kapal/speedboat dan sejenisnya ada juga yang sudah pernah kesana jadi sudah tidak penasaran lagi,kala saya wah pinginnya pake banget ketika meninggalkan kawasan senggigi saya masih menoleh
dan bergumam, "Suatu saat saya akan kesana" tunggu :D setelah ke Senggigi kita sempatkan mampir ke
pura batu bolong sebuah pura yang terletak di pinggir pantai.tapi sayang sebagai salah satu tempat ibadah disana agak kotor dengan kotoran anjing dan berhubung saya punya pengalaman buruk dengan hewan ini saya agak was-was karna banyak banget anjing disana.
oke Perjalanan Dinas pertama,naik pesawat untuk pertama kalinya cukup mengesankan dan hal yang cukup konyol ketika saya teriak2 gara2 kaki saya dihinggapin kodok di bandara,mungkin kodok ga tau kalau saya ini fobia berat sama dia ,ehh main nemplok2 aja :(
Sekian cerita ke Lomboknya
mari kita menuju malang di cerita Selanjutnyaa.... see u
(Sumber : Google)




Selasa, 04 Januari 2011

Wisata Kota Sragen

      Perkenalkan Saya anak sragen yang mengembara ke Jakarta demi sebuah Cita,!!(sok haha)
isenk2 ngepost, pengen ngenalin Kota sragen Tercinta..hehe
yups.. sebelumnya saya akan memperkenalkan kota sragen dulu,
tau sragen ga??yeeee geografi ente berape klo ga tau.. hehehe
okelah mungkin anda lupa atau pas pelajaran geografi anda tidak masuk atau ketiduran.. hehehSragen adalah open link a new tab  ajah ya  di Disini.. heheheh
sebenarnya sih banyak wisata sragen yang cihuy   tapi karna kurang di expose di media(di kata artis?)jadi ga booming deh hehe dan  hanya orang sekitar TKP (tempat wisata)a aja yang tau... 
oya.. ga semua tempat wisata akan saya posting,karna saya kuran tau tempat tersbut juga, hanya beberapa dan Insya Allah di tulisan selanjutnya saya akan memposting lebih banyak lagi.. cukup deh ga panjang2 buat opening nya(segini ga panjang??)
langsung saja.. cekibrot..
  1. Sangiran
 Sangiran adalah sebuah situs arkeologi  terletak di kaki gunung Lawu. Secara administratif Sangiran terletak di kabupaten Sragen dan kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah. Pada tahun 1977 Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Pada tahun 1996 situs ini terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.
Tahun 1934 antropolog Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald memulai penelitian di area tersebut. Pada tahun-tahun berikutnya, hasil penggalian menemukan fosil dari nenek moyang manusia pertama, Pithecanthropus erectus ("Manusia Jawa"). Ada sekitar 60 lebih fosil lainnya di antaranya fosil Meganthropus palaeojavanicus telah ditemukan di situs tersebut.
2.Bayanan
 Bayanan adalah sebuah Tempat wisata berupa pemandian air panas di sragen.Secara Geografis, Pemandian Air Panas Bayanan terletak 17 Km di sebelah tenggara ibukota Kabupaten Sragen. Jarak tersebut bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan angkutan umum. Dari Pusat Kota Sragen dapat ditempuh dengan Angkude (Angkutan Pedesaan) jurusan Bayanan Sambirejo dengan rute : Sragen-Ngarum-Blimbing-Bayanan PP.
Suasana alam pedesaan yang masih alami dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berasal dari kota. Para wisatawan bisa melakukan kegiatan menjelajah ( tracking ) maupun berkemah (camping ) di hutan karet yang berada tidak jauh dari lokasi pemandian tersebut dan di kawasan bukit yang mengitari PAP Bayanan.
Pada saat-saat tertentu, misalnya menjelang Bulan Puasa dan Lebaran, di objek wisata ini sering diselenggarakan kegiatan seni budaya.



3Waduk Kedung Ombo
Waduk Kedung Ombo merupakan bendungan raksasa seluas 6.576 hektar yang areanya mencakup sebagian wilayah di tiga Kabupaten, yaitu; Sragen, Boyolali, dan Grobogan. Waduk yang membendung lima sungai itu terdiri dari wilayah perairan seluas 2.830 hektar dan 3.746 hektar lahan yang tidak tergenang air.  Terletak di desa Rambat, Kecamatan Geyer + 29 Km kearah selatan kota Purwodadi. Obyek wisata ini sekarang dikembangkan menjadi obyek wisata Tirta, Hutan, Budaya dan Agrowisata. Pada hari Minggu dan liburan sekolah obyek wisata ini ramai dikunjungi para wisatawan. 
Selain disuguhi pemandangan nan indah, para pengunjung Waduk Kedung Ombo bisa menikmati wisata air, menumpang perahu motor bertualang mengunjungi pulau-pulau yang bermunculan di tengah waduk. Anda penyuka ikan bakar atau hobi mengail ikan? Jangan khawatir, di Waduk Kedung Ombo juga tersedia tempat pemancingan sekaligus warung yang menjajakan aneka makanan olahan berbahan ikan. Begitu turun dari kendaraan di area parkir, aroma wangi ikan yang dibakar atau digoreng langsung menyergap, mengundang selera makan.
4.Ndayu Park
Sebuah Wisata alam yang menyediakan berbagai wahana.Antara lain : mini zoo , wahana bermain dan ketangkasan, agrowisata, resort , pendopo pertemuan, Gazebo, kolam renang lengkap dengan arena luncuran, resto, dan sebagainya.
Lokasi Ndayu: Peta-nya di sini,. 
(webnya )Langsung aja ke TKP KLIK SINI.
(mantep dah pokoknya)

Sekian dari saya ikhlas dari anda halal buat kami..(jiaaahhh di kira ngamen?)hehehe... 
oya buat yang suka travelling nih ada link tempat wisata di indonesia.. ga perlu jauh-jauh ke luar Negri,, Indonesia punya Ko!nih  KLIK DISINI

Selasa, 30 November 2010

Pesona Gunung Bromo

Apabila Anda berwisata ke Jawa Timur, sangat disayangkan jika tidak mengunjungi Kawasan Wisata Alam Taman Nasional Bromo . Apalagi ditambah dengan kondisi udara yang masih segar, dingin dan alam pegunungan yang menawan.
Taman Nasional Bromo merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian 2392 m dari permukaan laut.
Pegunungan Bromo, merupakan pegunungan yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Kawasan wisata ini menjanjikan sebuah keindahan yang tak bisa anda temui di tempat lain. Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, anda bisa menikmati hamparan lautan pasir seluas 10km persegi, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menembus awan. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya.
Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa. Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dengan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.
Cara Mencapai Daerah Ini
Anda dapat mencapai daerah ini dengan menggunakan mobil pribadi ataupun menyewa kendaraan. Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional ini yaitu: desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, desa Ngadas dari jalur Malang dan desa Burno adalah jalur Lumajang. Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut: Pasuruan-Warung Dowo - Tosari -Wonokitri - Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang - Gubuk Klakah - Jemplang - Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km. Atau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km
Tempat Menginap.
Berbagai hotel dan penginapan dapat ditemukan disekitar area Taman Nasional Bromo, mulai dari losmen sampai dengan hotel berbintang 4 dapat di jadikan pilihan untuk menginap di Bromo. Rata rata setiap hotel memasang tarif yang terjangkau.
Tempat Bersantap
Agak sedikit sulit untuk menemukan tempat makan di area ini terutama pada malam hari. Akan tetapi, apabila Anda menginap di desa Wonokitri, sekitar 3 km ke bawah tepatnya di pasar Tosari dapat ditemui beberapa warung makanan yang buka dan menjajakan makanannya hingga pukul 9 malam.
Berkeliling
Anda dapat berkeliling ke sekitar areal Taman Nasional dengan menyewa kendaraan jenis jeep 4�4. Atau, jika hanya ingin berkeliling di sekitar area lautan pasir Bromo, Anda dapat menyewa kuda yang banyak tersedia disana.
Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan
Adapun hal-hal lain yang dapat dilihat atau dilakukan di area ini adalah Anda dapat mengunjungi beberapa objek di bawah ini:
  • Cemorolawang. Salah satu pintu masuk menuju taman nasional yang banyak dikunjungi untuk melihat dari kejauhan hamparan laut pasir dan kawah Bromo, dan berkemah.
  • Laut Pasir Tengger dan Gunung Bromo. Berkuda dan mendaki gunung Bromo melalui tangga dan melihat matahari terbit.
  • Pananjakan. Melihat panorama alam gunung Bromo, gunung Batok dan gunung Semeru.
  • Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Puncak Gunung Semeru. Danau-danau yang sangat dingin dan selalu berkabut ( 2.200 m. dpl) sering digunakan sebagai tempat transit pendaki Gunung Semeru (3.676 m. dpl).
  • Ranu Darungan. Berkemah, pengamatan satwa/ tumbuhan dan panorama alam yang menawan.

Buah Tangan
Anda dapat membeli oleh-oleh atau cinderamata di sekitar point area yang biasa digunakan untuk melihat matahari terbit. Di area ini banyak terdapat kios cinderamata yang menjajakan dagangan mereka seperti kaos atau t-shirt, topi kupluk, syal dan lainnya. Selain itu, di sekitar area laut pasir juga terdapat beberapa penjaja cinderamata yang menjual kaos atau t-shirt yang bertuliskan Gunung Bromo-Semeru.
Tips
  • Musim kunjungan terbaik adalah sekitar bulan Juni s/d Oktober dan bulan Desember s/d Januari.
  • Perlu disiapkan kesehatan prima dan perbekalan penahan dari udara dingin seperti: baju hangat, penutup kepala, kaus tangan penahan udara dingin, serta bekal makanan-minuman secukupnya.
  • Perlu diingat bahwa di puncak Penanjakan tidak ada pengginapan maka dari penginapan terdekat harus berangkat pagi-pagi sekitar pukul 03.00-04.00 pagi dini hari.
Mengingat sulitnya mencari makanan pada malam hari, akan lebih baik apabila Anda membeli persediaan makanan dan minuman sebagai bekal Anda.
http://www.bromoinfo.com/)

Salju Di Indonesia(Puncak Jayawijaya)

suatu hari saya bertanya ma temen,,,
eh tau ga kalau di Indonesia ada salju??
engga'...
(saya agak ragu si.,,,kaya pernah denger tapi,, ga tau di mana??)
trus googling dah ... nyari2 eh ternyata bener.. di indo tuh ada salju, salju abadi di puncak jayawijaya tepatnya di di tengah provinsi Papua Barat dan Papua (Indonesia) hingga Papua Newguinea di Pulau Irian,
          Gunung Jayawijaya dikenal sebagai salah satu dari tujuh puncak tertinggi dunia (seven summit). Oleh sebab itu, mendaki puncak setinggi 4.884 meter dpl merupakan cita-cita para pendaki sejati, apalagi pendakian ke Puncak Jaya merupakan penaklukan terhadap gunung yang berselimut salju. Berbagai rintangan yang disuguhkan dalam pendakian, seperti kondisi alam yang terjal, suhu yang sangat dingin, angin kencang dan hujan, serta minimnya oksigen di daerah ketinggian merupakan tantangan yang harus ditaklukkan oleh para pendaki.

Puncak Jayawijaya merupakan salah satu puncak gunung bersalju yang ada di perlintasan garis khatulistiwa, selain pegunungan di Afrika dan Amerika Latin. Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya nampak seperti permadani hitam yang diselimuti oleh tudung putih. Jika matahari sedang cerah, maka hamparan salju tersebut akan memantulkan cahaya mentari yang menyilaukan. Kandungan es di pegunungan ini diperkirakan mencapai 5 persen dari cadangan es dunia yang berada di luar Benua Antartika. Namun akibat pemanasan global, jumlah tersebut dari tahun ke tahun kian menyusut. Jika dilihat dari tipe gletsernya, menurut website http://aapgscundip.wordpress.com kawasan bersalju di Jayawijaya masuk ke dalam tipe Alpine Glaciation. Sementara gletser (aliran lumeran salju) di wilayah ini masuk ke dalam tipe Valley Glacier, yaitu aliran gletser yang mengalir dari tempat tinggi menuju daerah yang lebih rendah. Oleh sebab itu, di daerah ini dimungkinkan terdapat aliran sungai es.

Tak hanya menikmati pesona alam bersalju di daerah tropis, di pegunungan ini wisatawan juga dapat menyaksikan langsung bukti-bukti geologis mengenai sejarah pembentukan Pegunungan Jayawijaya. Penelitian-penelitian geologi menemukan bukti-bukti empirik bahwa pegunungan ini semula merupakan dasar laut yang dalam. Seorang ahli geologi bernama Fransiskus Benediktus Widodo Margotomo (dalam http://www.e-samarinda.com) menyebutkan bahwa pembentukan Pulau Papua dengan puncaknya di Jayawijaya terjadi sekitar 60 juta tahun yang lalu. Pulau ini terbentuk dari bebatuan sedimen yang terangkat akibat tumbukan lempeng Indo-Pasifik dan Indo-Australia di dasar laut, sehingga mengakibatkan dasar laut terangkat menjelma menjadi sebuah pulau besar. Bukti-bukti tersebut dapat dilihat dari fosil hewan-hewan laut yang tertinggal di bebatuan Pegunungan Jayawijaya. Oleh sebab itu, selain menjadi surga bagi para pendaki, kawasan ini juga merupakan surga bagi penelitian geologis.

suatu saat, insya allah saya akan kesana!(amin)=)

Renca-MU Pasti lebih Indah

Assalamualaikum.. pemirsaaah.. sudah lama tak bersua,mau sedikit share aja sih tentang apa yang di rasakan hoho, Setelah menikah pad...