Tuesday, 30 November 2010

Ambil Hikmah dari Kegagalan

Dalam bukunya yang berjudul Meet Learn Multiply karya Andrias Harefa
dia berkata bahwa kegagalan menjadi sesuatu yang sangat penting dan benar-benar di perlukan karena:
Pertama,Kita belum gagal kecuali kita berhenti berusaha.
Kedua, Kita belum gagal kalau masih ada hari esok untuk mencoba lagi.
Ketiga, Kita belum gagal apabila kita masih bisa lapang dada dalam menerima kegagalan.
Keempat, kita belum gagal kalau kita masih bisa tertawa.
Kelima, Kita belum gagal jika kita masih mampu mendidik kita untuk menjadi lebih bijaksana,beriman dan bertaqwa.
Keenam, Kita belum gagal kalau kita tahu jalan itu memang harus dilalui.
Ketujuh, Kita belum gagal jika tahu bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini.

Hikmah-hikmah kebijaksanaan, setelah menjadi manusia yang lebih bijaksana dari sebelumnya karena lahir kembali secara mental, manusia bertransformasi dan memiliki habitat baru, manusia akan melihat bahwa di balik kegagalan ada sebuah hikmah dan nilai yang terkandung di dalamnya.semua kegagalan ada hikmah yang patut di petik dan di ambil pesan intisarinya.Hikmah ini bisa di lihat jika kita mau melihat semuanya secara jernih dengan mengesampingkan sifat ego dalam diri kita.
Hidup adalah permainan, seperti kata Bob Buford dalam bukunya 'half time',
Pertama, di babak ini sangat mungkin sekali orang mengalami kekalahan.
Kedua, dengan melewati babak pertama, pemain sudah bisa belajar dari kesalahan, disini asumsinya sang pemain gagal dalam babak pertama, di babak kedua pemain telah memiliki strategi-srtategi jitu untuk memenangi pertandingan. Maknanya adalah kita bisa menang setelah belajar dari kelemahan.
Musuh Dalam selimut adalah diri sendiri, 90% kegagalan datang dari kebiasaan membuat alasan-George washington)
Bagi mereka yang mampu bangkit kembali, mereka tetap tersenyum dan kembali melanjutkan hidupnya, mereka melihat bahwa musuh terbesar adalah diri mereka sendiri,mereka telah bisa membunuh musuh itu di dalam dirinya sendiri.
Mengapa banyak orang yang stress dan bunuh diri, mereka tidaj menyederhanakan masalah, mereka tidak mengambil hikmah dari proses hidup, mereka tidak berfikir jernih untuk mencari makna dari pesan kegagalan yang mereka alami.

'si pesimis kesulitan dalam setiap kesempatan, sementara si optimis menemukan kesempatan dalam kesulitan'(L.P. Jacks)


'Tuhan menciptakan kesempatan pada alam semesta dengan menciptakan integrasi bagi semua makhluk hidup untuk merasakan dinamika yang kompleks.Tuhan sungguh mencintai umatnya dengan memberikan kesempatan mereka untuk merasakan gagal dan sukses.'

(Di adaptasi dari buku karya Nistaiins odop_'Don't give up')

0 comments:

Post a Comment

Tinggalkan jejak anda Disini...